Postingan populer dari blog ini
Lukisan Alam
Hidup tidak selamanya indah Langit tak selalu cerah Suram malam tak berbintang Itulah lukisan alam Begitu aturan Tuhan Huu uu huu uu huu Hidup tidak selamanya indah Langit tak selalu cerah Suram malam tak berbintang Itulah lukisan alam Jadilah rukuk dan lemah lembut Tak luruh dikukung ribut Bagai karang di dasar lautan Tak terusik dilanda badai Dalam suka hitunglah kesyukuranmu Dalam senang awasi kealpaanmu Setitis derita melanda segunung kurniaan-Nya Usah mengharapkan kesenangan Dalam perjuangan penuh pengorbanan Usah dendam berpanjangan Maafkan kesalahan insan Begitu ajaran Tuhan Hasbiyallah hasbunallah hasbi rabbii jaalallah ya Allah Jadilah rukuk dan lemah lembut Tak luruh dikukung ribut Bagai karang di dasar lautan Tak terusik dilanda badai Dalam suka hitunglah kesyukuranmu Dalam senang awasi kealpaanmu Setitis derita melanda segunung kurniaan-Nya Dalam tiap taburkanlah baktimu Dalam tenang buangkanlah amarahmu Suburkanlah sifat sabar Di dalam jiwa...
Keinsyafan yang Bertahap
Pernah suatu ketika, saya mendengar entah kapan pastinya dan entah siapa yang berucap..yang jelas sudah lama dan saya lupa.. Heheh Orang itu bilang.. "Kita kan muslim. Pilihnya pemimpin yang muslim lah.. " Meski pernah membaca dalil Al Qurannya. Tetap aja, hati masih meronta. "Lho, kenapa ga boleh pilih yang noni? Kalau jelas lebih baik dari yang muslim?." "Mending kalau yang muslimnya lebih baik. Mau dah milih yang muslim aja. Lha ini, yang muslimnya masih kalah jago.. masih lebih baik yang noni. Bukannya lebih baik milih yang noni aja?" Begitu batin saya dalam hati. Kenapa.. dan kenapa.. Terus bikin saya sempat merasa sebal, kesal, tapi juga penasaran. "Kenapa kok yaa ngotot banget musti muslim." Seolah-olah, mereka yang noni berada di bawah kualitas kita. Seolah-olah cuma umat muslim yang benar. Dan malah terkesan kok kita yang muslim, seperti orang egois ya.. kekanak-kanakan.. maunya benar sendiri.. maunya menang sendiri.. seolah-...
Komentar
Posting Komentar