Fancy
Berjalan seorang gadis kecil di atas tanah warna warni. Dikelilingi pepohonan indah nan teduh menyegarkan mata. Ia berjalan perlahan dan kian mendekat pada sebuah gerbang menuju taman bermain yang dari luar nampak sangat menyenangkan. Tapi ia hanya sendiri. Kebingungan tanpa teman. Tetiba tak lama muncul seorang anak laki-laki seusianya. Lalu memandang taman bermain itu dengan mata berbinar-binar. Meski keduanya baru pertama kali bertemu, mereka tak segan saling melempar senyum. Dan tersembunyi pesan pada senyuman dan tatapan mereka, "Aku mau bermain di dalam. Apakah kamu mau bermain bersamaku?" Tanpa banyak kata, mereka melangkah penuh antusias masuk ke dalam gerbang. Dan ternyata betul adanya bahwa taman bermain itu sangatlah luar biasa. Beragam permainan seru nan asyik tersedia di sana. Mereka mencoba naik cangkir yang berputar pelan. Lalu beranjak naik kuda-kudaan. Kemudian mencoba bianglala si komedi putar. Awalnya mereka senang pada permainan yang santai dan tak t...